Pemodelan Urban Change SDGS 11.3.1 dalam Mendukung Municipal Comprehensive Planning di Kota Mang
Kata Kunci:
Manggar, MCP, Urban change, Penginderaan jauh, SDGs 11.3.1.Abstrak
Perubahan di daerah urban sangat terkait erat dengan faktor-faktor seperti perubahan populasi, potensi dan produktivitas ekonomi, kondisi fisik dan sosial, serta adanya kebijakan yang mendukung. Perubahan tersebut sangat bergantung dengan ketersediaan lahan untuk terus berkembang seperti bermigrasi ke daerah yang lebih kondusif untuk permukiman yang berkelanjutan dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan urban change dengan mengestimasi pertumbuhan populasi rata-rata dan konsumsi lahan Kota Manggar tahun 2000–2015. Penelitian dilakukan dengan metode change detection di area studi menggunakan teknologi penginderaan jauh berbasis Trends.Earth-Google Earth Engine. Indikator SDGs 11.3.1 dihitung dengan rasio laju peningkatan konsumsi tanah rata-rata dengan laju pertumbuhan penduduk rata-rata. Citra Landsat tahun 2000-2015 digunakan sebagai data masukan untuk urban change. Nilai impervious surface index (ISI), night time light index (NTL), dan water frequency index (WF) dijadikan sebagai parameter penelitian. Studi menunjukkan bahwa telah terjadi konsumsi lahan yang tinggi dari tahun 2000-2015 di Kota Manggar. Urban change kota Manggar berdasarkan indikator SDGs 11.3.1 periode tahun 2000, 2005, 2010, dan 2015, yaitu tahun 2000-2005: 0,656; tahun 2005-2010: 0,768; dan tahun 2010-2015: 0,464. Hasil penelitian ini bermanfaat untuk merencanakan urbanisasi berkelanjutan di Kota Manggar guna mendukung municipal comprehensive planning (MCP). Selain itu, penelitian ini bermanfaat untuk mendukung pembangunan kota dan permukiman berkelanjutan dengan penanganan urban change sebagai salah satu indikator SDGs 11.3.1 Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Fahrudin Fahrudin, Mohamad Marzuki Tambunan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





